Tampilkan postingan dengan label Setiap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setiap. Tampilkan semua postingan

Sukses BUKAN Hak Setiap Orang

Bingung baca judul tulisan ini, Gan?

Banyak yang bilang kalau sukses itu adalah hak setiap orang. Kalau pernyataan ini benar adanya, berarti semua orang di dunia ini sukses dong? Kenyataannya, kenapa banyak orang yang ngga sukses? Menjadi ngga masuk di akal rasanya kalau dikatakan sukses adalah hak setiap orang. Kenapa saya bilang begitu?

Karena pada umumnya, secara psikologis, manusia akan meminta haknya. Mereka mau mendapatkan haknya. Misal, makanan gratis adalah hak semua orang. Maka, semua orang akan menuntut haknya. Mana ada yang akan membayar? Contoh lain, udara adalah hak setiap orang. Mana ada yang mau bayar untuk menghirup udara?

Nah, begitu juga dengan kesuksesan. Kata siapa sukses adalah hak setiap orang? Kenapa ngga semua orang lantas meng-claim haknya?

Jadi, menurut saya yang benar adalah sukses adalah hak setiap orang yang benar-benar ingin sukses dan berusaha semaksimal mungkin tanpa pantang menyerah. Kok jadi panjang ya? Iya, karena ini adalah pernyataan yang benar.

Orang yang bilang sukses adalah hak setiap orang itu sedang 'bermimpi'. Mereka mau menghibur orang-orang yang ngga sukses; mau mencoba memotivasi orang-orang tersebut. Kalau saya mah, ngapain mencoba memotivasi? Bukankah lebih baik 'menampar' mereka yang sedang malas-malasan dengan bilang bahwa ngga semua orang akan sukses. Mungkin kamu adalah salah satunya!

Yeah, that's me.. saya bukan motivator. Saya entrepreneur yang kebetulan suka untuk sharing dan passionate terhadap anak-anak muda Indonesia. Pengen aja liat Agan-Agan semua bisa menjadi pemimpin sukses yang berintergitas, bisa ngga cuma bermanfaat untuk diri sendiri, sekeliling, tapi juga untuk bangsa ini. Amin!

See you ON TOP!

Billy Boen
Founder & Mentor "Young On Top"

CEO PT. YOT Nusantara
Shareholder Rolling Stone Cafe Jakarta Director
PT. Jakarta International Management

Twitter: @billyboen
Facebook: facebook.com/billyboenYOT
Website: www.youngontop.com

Baca tulisan saya: "Mimpi BESAR Vs. Rasional": https://www.youngontop.com/buddies/m...ional-jw4pnefw

Ikuti YOUNG ON TOP National Conference 2013, yang merupakan acara tahunan terbesar komunitas YOT, menghadirkan pembicara-pembicara TOP! Ada:
- MIMIN Andrew Darwis
- CEO Kaskus Ken Dean Lawadinata
- CEO Nutrifood Indonesia mas Mardi Wu
- Senior VP Blue Bird Group mba Noni Purnomo
- Kemal Arsjad CEO Lynx Films, DAN DUA PEMBICARA LAINNYA (stay tune).
Mereka akan berbagi pengalamannya, ayo buruan mumpung masih EARLY BIRD hingga 28 Mei: Rp.100ribu (mahasiswa) Rp. 150ribu (umum). HTM Normal: Rp. 150ribu (mahasiswa) Rp. 250ribu (umum) //Balai Kartini //Jumat //28 Juni //INFO LENGKAP #YOTNC2013: https://www.youngontop.com/index.php...onference-2013

Jangan lupa nonton saya + orang-orang TOP di program YOUNG ON TOP di Metro Tv setiap hari SABTU pukul 14.05wib & menangkan QUIZ #YOTMetroTv setelah acara, dengan mem-follow @billyboen & @youngontop.

SOURCE: www.kaskus.co.id

Tahukah Kalian Setiap Peluru Yang Kalian Tembakkan Pada Game EA Itu Berbayar?

Electronic Arts atau yang biasa dikenal dengan singkatan EA memang sudah sangat piawai sekali dalam membuat game perang-perangan atau tembak-menembak. Jumlah game yang mereka keluarkan pun tidak kurang dari puluhan game. Gamer yang berada di seluruh dunia pun juga telah mengetahui akan apa yang mereka buat. Dari segi kualitas dan permainan memang dirasakan cukup memukau. Namun tahukah kalian kalau game yang dibuat oleh EA ini ternyata tidak semudah yang kalian bayangkan? Selain harus memikirkan permainan yang menarik, EA sendiri juga harus membayar setiap senjata yang ada didalam permainan.


Memang tidak seseram seperti yang ada pada judul kalau setiap peluru yang dikeluarkan EA harus membayar lisensi, namun untuk senjata yang digunakan pada permainan itu sungguh benar-benar berbayar. Kabar terbarunya dari EA sendiri, saat ini mereka tidak ingin lagi membayar lisensi untuk setiap senjata yang mereka gunakan dalam permainan. Dengan tidak membayar lisensi lagi, bukan berarti EA akan kehilangan banyak senjata canggih yang sudah mereka gunakan, tapi mereka akan tetap mengusung model senjata asli pada permainan-permainan mereka.


"Kami memiliki sudut pandang sendiri. Dalam contoh, sebuah buku tidak diwajibkan membayar saat menggunakan kata 'Colt' didalamnya", Ucap Frank Gibeau, Presiden EA seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET. Hal ini tentu tidak merugikan untuk EA, karena beberapa waktu yang lalu mereka telah mendapatkan ijin secara legal akan senjata yang digunakan pada permainan. Mengapa bisa demikian? Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki senjata asli dalam bentuk fisik, namun dalam bentuk game saja, maka dari itu perusahaan tak akan dituntut jika menggunakan senjata-senjata yang sama dalam permainan.


Mengapa EA melakukan hal ini diduga kuat karena beberapa waktu yang lalu perusahaan tersebut tersangkut masalah dengan perusahaan pesawat terbang. EA mendapat sebuah surat penuntutan akan game mereka yang berjudul Battlefild, dimana mereka telah membuat sebuah pesawat terbang dengan model pesawat yang dibuat oleh perusahaan pembuat pesawat terbang tersebut. Dari hal ini EA pun merasa tak mau dirugikan, maka dari itu mereka mencoba mencari cara lain agar bisa tetap mendapatkan banyak konten dalam banyak permainan tanpa harus diperas oleh berbagai lisensi.

News Powered By Indogamers.

SOURCE: forum.indowebster.com

Restoran dan Hotel Diminta Bayar Royalti Untuk Setiap Musik Yang Diputar

Quote:Original Posted By Detikcom

Restoran dan Hotel Diminta Bayar
Royalti Untuk Setiap Musik Yang Diputar



Ilustrasi


Jakarta - Ketua Badan Arbitrase dan Mediasi Hak
Kekayaan Intelektual (BAM HKI) Zen Umar Purba meminta kalangan industri restoran membayar royalti dari setiap musik yang diputarnya. Alasannya, pemutaran musik di restoran digunakan untuk tujuan komersial.

"Kalau kita beli CD atau tape kita putar-putar semaunya di rumah tidak masalah, tetapi kalau CD atau tape itu berubah diputar di restoran maka dia berutang kepada pencipta. Apalagi digunakan untuk tujuan komersial jadi bagian dari isu yang penting. Bagaimana keterkaitan ini berkaitan dengan memberikan penghargaan royalti yaitu melalui mekanisme manajemen kolektif," tutur Zen saat membuka diskusi penyelesaian masalah lembaga manajemen kolektif hak kekayaan intelektual di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (29/04/2013).

Tidak hanya diterapkan pada industri restoran saja, kewajiban yang sama juga akan dilakukan pada industri perhotelan dan penerbangan.

"Kita memerlukan musik termasuk yang terlihat di industri perhotelan dan penerrbangan sehingga musik tidak boleh melupakan para penciptanya. Tidak ada kegiatan ekonomi yang ttdak dimbangi dengan musik baik di pesawat maupun di hotel," tambahnya.

Zen menyoroti soal ketidakpahaman para pelaku industri seperti hotel, restora,n dan penerbangan sehingga dibutuhkan sosialisasi agar mereka mengerti cara penggunaan hak cipta.

"Persoalannya karena masih belum jelas. Yang
penting adalah bagaimana kesadaran orang untuk memahami ini dan perlu ada sosialisasi. Seperti bayar kepada siapa, dasar hukumnya apa dan pelaksanaan seperti apa," cetusnya.

detik..com/finance/read/2013/04/29/102502/2232698/4/

Apakah muter lagu di rumah2 makan termasuk kepentingan komersil? Bukannya komersil kalau dijadikan sbg alat promosi produk (jingle)?


Kalau pengamen yg nyari duit pake lagu ciptaan orang lain bayar royalti atas hak cipta juga gak?

SOURCE: www.kaskus.co.id

Mulai Hari Ini, KRL Jabodetabek Ada Setiap 7 Menit

makasih buat mimin momod yang udah berkenan milih ane jadi HT,ini HT pertama ane
Spoilerfor :
buka


makasih juga buat yang udah ngasih cendol
Spoilerfor :


Spoilerfor :

Ilustrasi: KRL ekonomi melintas di Rawajati, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3/2013). Pemerintah memutuskan menunda penghapusan KRL ekonomi. Penundaan ini dilakukan hingga Juli 2013 ketika sistem tiket elektronik diterapkan.


JAKARTA, KOMPAS.com — Sesuai janji PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) pada 7 Maret lalu, mulai hari ini, Senin (1/4/2013), akan diberlakukan Perubahan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Penerapan Gapeka akan menambah jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek di sejumlah rute yang nantinya juga akan berdampak pada waktu tunggu kedatangan kereta di stasiun yang tidak membutuhkan waktu lama.

"Dari yang biasanya setiap 15 menit KRL masuk ke stasiun, nantinya bergeser jadi sekitar 7 menit sekali ada KRL masuk ke stasiun," kata Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Untuk rute Stasiun Bogor menuju Jatinegara yang melalui jalur lingkar dalam kota (loopline), perjalanan kereta akan ditambah dari 67 perjalanan menjadi 93 perjalanan. Sementara untuk lintas Serpong-Tanah Abang, perjalanan KRL yang sebelumnya terdapat 74 perjalanan meningkat menjadi 87 perjalanan.

Kemudian untuk lintas Bekasi-Jakarta Kota, perjalanan ditambah dari 84 perjalanan menjadi 106 perjalanan. Satu-satunya pengurangan jumlah perjalanan hanya terjadi untuk KRL dari arah Stasiun Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota melalui jalur tengah dalam kota (central line).

Mulai 1 April 2013, jumlah perjalanan akan berkurang dari 193 perjalanan menjadi 176 perjalanan. "Mulai tanggal 1 April 2013, terjadi peningkatan jumlah perjalanan yang sebelumnya 514 perjalanan menjadi 533 perjalanan KRL," ujar Handoyo.

Selain penambahan jumlah perjalanan dan pemangkasan waktu tunggu di stasiun, mulai 1 April 2013, khusus untuk rute-rute dari Bogor, baik yang menuju Jatinegara maupun Jakarta Kota, KRL pemberangkatan pertama akan mulai berangkat pukul 04.00 WIB, dari sebelumnya pukul 04.25 WIB.

Sedangkan untuk KRL pemberangkatan terakhir dari Jakarta menuju Bogor, baik dari Jatinegara maupun Jakarta Kota, KRL yang tadinya hanya sampai pukul 22.30 WIB akan diperpanjang menjadi pukul 00.25 WIB.

Tri Handoyo menerangkan, pergeseran waktu pemberangkatan kereta ini dikarenakan untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang yang akan menggunakan KRL baik pada saat jam berangkat kerja maupun pada saat jam pulang kerja.

"Karena pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari, jumlah penumpang KRL sering melebihi kapasitas, bahkan tidak sedikit pula yang ketinggalan kereta," terangnya.
Editor :
Benny N Joewono

SUMBER

curhatan agan dan sista
Spoilerfor :
Quote:Original Posted By togedoy?
keren gan... semoga bisa mengatasi masalah kelaparan eh transportasi di jakarta yg udah padet


Quote:Original Posted By na_anonkz ?
jadwal sih emang jd lebih banyak, tp penempatan di jam sibuknya yg kurang gan,,,td pagi aja biasanya ane dpt dduk di CL jd susah cari tempat dduk. yg biasanya CL ga penuh2 amat, skrg jd membludak penumpangnya

yang penting itu banyakin kereta di jam jam sibuk.


Quote:Original Posted By super.tiote ?
wahh bagus dehh gan.. biar gak pd sumpel2an di dalem kereta


Quote:Original Posted By unconcept ?
Mantap! Jabodetabek makin macet, karena pintu perlintasan KA semakin sering ditutup


Quote:Original Posted By dpd27 ?
Td pagi ane pake kereta dari tanah abang mau ke depok nunggu dari jam 8.25 KRL Commuter Line baru dateng jam 9.05 Jadwalnya masih berantakan


Quote:Original Posted By noxiii ?
jgn lupa fasilitasnya juga dong
percuma 7 menit sekali kalo kenyamanannya juga gak ada


Quote:Original Posted By twisto2 ?
aduh tapi agak percuma sih, kendaraan pribadi makin banyak


Quote:Original Posted By abdie11 ?
gk yakin ane gan...
indonesia kan terkenal jam karetnya


Quote:Original Posted By TheBoneyKing ?
7 menit gundulmu, tadi pagi aja gw telat kelas gara-gara keberangkatan jam 7-an dikurangin, jam 7 yang berangkat itu jadi 7.00 sama 7.07 ada lagi 7.42 .. biasanya ada gw naek yang 7.20an dari bogor


Quote:Original Posted By jamujagos ?
ane di semarang gan


Quote:Original Posted By lidahapi ?
Bingung sama kebijakan KCJ. Katanya KRL DP-THB ditambah. Iya sih ditambah, tapi pengaturan waktunya pinter banget. Jam 2 siang dari KAT-DP ada 3 rangkaian, jam 3 masih 3 rangkaian, jam 4 pas orang pulang kantor cuma ada 1 rangkaian, jam 5 pas aku pulang kantor cuma ada 2 rangkaian. Mungkin prinsipnya yang penting KRL terlihat tidak penuh dengan penumpang sampai naik ke atap so kinerja KCJ dianggap baik seiring pertambahan kereta itu. Jam siang sebelum pulang kantor bisa dipamerin tuh, kalo pas jam sibuk kan cuma 1-2 rangkaian so gak papalah penuh. Lebih pinter lagi kalo sekalian jam 4 sampai 7 malem KRL gak usah jalan aja, ntar baru jalan kalo udah jam 9 malem sampai 5 pagi pasti sepi.


Quote:Original Posted By chovin ?
bagus dong jadi ga perlu sampe pada naik-naik diatas kereta


Quote:Original Posted By botengsky ?
tapi kalo lagi ada gangguan cuaca atau rel nya longsor bisa bikin telat juga tuh gan


Quote:Original Posted By oetjoen ?
kayanya percuma kalo tarifnya ga merakyat, bakalan banyak yang kosong kayanya !


Quote:Original Posted By geri.chocolatos ?
saat ini kereta adalah moda transportasi tersinkat menurut saya...dari tanah abang menuju depok(lenteng agung) saja dalam hitungan menit sudah sampai...bandingkan dengan kendaraan pribadi tercepat di indonesia...tanah abang depok gak mungkin hitungan di bawah 30 menit...

akhir" ini saya lebih sering menaruh kendaraan di statsiun lalu melanjutkan deg krl dengan alasan efesiensi waktu dan gak terlalu capeee....

satu lagi yang harus di perhatikan oleh PT KAI DAN PT KRL yaitu :

KEAMANAN DI STATSIUN di tingkat kan



5 Gadget Yang Menipu Kita Setiap Hari

Gadget diciptakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Beberapa diantaranya dibuat untuk membantu kita dalam mengukur suatu benda di sekitar kita. Namun tahukah Anda bahwa beberapa gadget ukur yang kita gunakan tidak sepenuhnya akurat dalam mengukur sehingga kita merasa tertipu olehnya. Berikut 5 Gadget yang Menipu Anda Setiap Hari

1. Fuel Meter

Spoilerfor fuel:

Bagi para pengguna kendaraan bermotor, kehadiran fuel meter atau alat pengukur bahan bakar sangatlah membantu. Namun secara tidak sadar, gadget ini tidak benar-benar akurat dalam mengukur kapasitas bahan bakar. Sebagai contoh ketika tanki penuh skala akan menunjukkan batas penuh(Full) begitu juga apabila bahan bakar berkurang menjadi 80% begitu juga sebaliknya

2. Tombol Elevator
Spoilerfor elevator:


Elevator atau sering kita menyebut lift merupakan alat yang mempermudah kita dalam berpindah ke ruangan lain. Umumnya terdapat bermacam tombol pada lift seperti nomor lantai, pembuka & penutup pintu serta tombol atas bawah pada bagian luar lift. Tombol di luar lift inilah yang sering membohongi kita karena pada saat kita menekan tombol yang kita inginkan sebenarnya keadaan lift tidak benar-benar sama dengan posisi tombol. Karena itu sering kita menunggu lama setelah menekan tombol di luar lift.

3. Alat Penimbang Badan
Spoilerfor timbangan:

Untuk Anda yang peduli dengan berat badan maka alat penimbang badan tidak jauh dari Anda. Alat yang berfungsi sebagai penimbang bobot tubuh setelah diteliti secara detail ternyata tidak menunjukkan data yang sebenarnya. Walaupun hanya selisih beberapa ons akan sangat berpengaruh bagi Anda yang tengah menjalani program diet.

4. Navigasi GPS
Spoilerfor gps:

GPS membantu kita dalam menentukan posisi kita, selain itu juga dapat digunakan untuk memandu perjalanan. Saat penentuan posisi awal, GPS bekerja secara maksimal, namun tidak saat Anda mulai meninggalkan posisi awal sejauh 100 m. Pada posisi itu GPS memberikan data posisi yang tidak akurat sehingga Anda harus berhati-hati agar tidak salah lokasi.

5. Speedometers
Spoilerfor speedo:

Gadget terakhir yang menipu Anda adalah speedometer. Alat yang berfungsi sebagai pengukur kecepatan kendaraan ini biasanya menggunakan patokan putaran pada ban depan untuk mengukur kecepatan. Akan tetapi hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan kecepatan yang sebenarnya karena jarum tidak responsif, oleh karena itu diciptakanlah spedometer digital.



soember