Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan

PNS hobi keluyuran akan dijadikan tukang parkir

simpel aje...ane cuma butuh
atau

tapi jangan

semoga tidak


Spoilerfor pelanggaran:

Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi akan memberdayakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kedapatan keluyuran saat jam kerja menjadi tukang parkir. Hal tersebut didasari oleh banyaknya PNS yang melanggar jam kerja.

"Saya akan menjadikan PNS yang suka keluyuruan untuk jadi tukang tagih retribusi parkir, supaya pendapatan daerah juga meningkat," kata Bupati Tanjung Jabung Barat, Jambi, Usman Ermulan dilansir Antara, Senin (14/5).

Dia mengatakan, PNS yang kerjanya keluyuran itu akan lebih baik jika diberi tugas baru di pasar sebagai tukang parkir agar tukang parkir semakin banyak dan pendapatan juga akan bertambah.

Usman mengaku kendati Satuan Polisi Pamong Praja sudah sering melakukan razia terhadap pegawai beberapa waktu lalu, ia tetap akan memerintahkan dinas terkait untuk menangkap, menahan dan memproses seluruh PNS yang kedapatan kelayaban saat jam kerja.

Tindakan atas kesalahan yang dilakukan PNS itu disesuaikan dengan PP 53 tentang aturan kepegawaian bagi PNS yang tidak disiplin.

"Kalau ada laporan dari Satpol PP tentang pegawai yang malas masuk kantor, akan jadi pertimbangan bagi jabatan oknum pegawai tersebut.

"Pegawai yang kedapatan keluyuran di pasar, kita suruh tugas di pasar. Tidak perlu masuk kantor lagi," kata Bupati.


semoga tidak menyalahgunakan amanah yang sudah diemban untuk menjadi PNS yang bertanggung jawab...lagi...semoga gertakannya tidak hanya pemanis bibir

sumber

SOURCE: www.kaskus.co.id

Hobi Orang Ini Narsis di Siaran Langsung

Paul Yarrow, pria asal London Selatan ini memiliki hobi yang aneh yaitu: narsis di siaran langsung. Jadi, jika kru TV datang ke suatu tempat dan mulai mengabarkan berita terkini dari lokasi tersebut, orang ini selalu berada di belakang pembawa acara.

Paul sudah nampang di beberapa siaran langsung BBC, ITV, Channel 4 dan Sky News di waktu dan tempat yang berbeda.


Narsis bgt kan kan
edit:
krn ada rikues pic nah ane ksih dah
Spoilerfor pic:

Spoilerfor pic2:

Spoilerfor pic3:

Spoilerfor 4:

Spoilerfor 5:

Spoilerfor 6:

Spoilerfor 7:

Spoilerfor 8:

Spoilerfor :
klo suka

Quote:Original Posted By radityongawi ?
Ditambanh dong gan, Apa yg memotivasi dia nongol di siaran Live

ni gan alasan nya,cekibrot
Spoilerfor "PENAMPAKAN" di Lebih dari 100 Berita: Paul Yarrow:
Pria ini sungguh fenomenal, dan sekaligus mungkin menjadi peringatan untuk industri siaran televisi termasuk program berita yang mengutamakan penampilan para reporter, pembawa berita maupun orang yang diwawancara. Paul Yarrow, laki-laki yang rambutnya sudah tipis, gemuk dan kadang mengenakan sweater kusut, kini jadi 'bintang' di beberapa program televisi Inggris: BBC1, ITV, Channel 4, Sky News, bahkan Al Jazeera yang bermarkas di Qatar.

Tapi, Yarrow bukanlah bintang biasa. 'Keistimewaannya' adalah tidak satu pun program televisi itu menghendaki kehadirannya. Mereka ingin para reporter tidak diganggu oleh Yarrow. Aksi yang dibuat Yarrow memang nyeleneh, dia sengaja berusaha sesering mungkin 'nebeng' muka di belakang reporter yang sedang melaporkan berita dari lapangan.

Kelakuan Yarrow (42) tentu saja memecah perhatian pemirsa dan karena seringnya muncul, dia dengan segera jadi sensasi Internet. Yarrow, warga Southwark, South London, memulai 'karier'-nya Oktober tahun lalu dengan menjadi latar pada acara Question Time di BBC yang mengundang pemimpin Partai Nasional Inggris, Nick Griffin.

Dia lalu muncul saat unjuk rasa di luar BBC TV Centre di West London. Di program berita Sky News dan Channel 4 News, yang sejak siang hingga malam menyiarkan secara langsung peristiwa itu dari lokasi, Yarrow selalu menghiasi latar belakang. Aksi itu membuat Yarrow ketagihan dan beberapa pekan kemudian dia muncul di BBC siaran lokal London. Dia muncul saat reporter program tersebut mewawancarai pejabat setempat di lapangan.

Selanjutnya, Yarrow mulai beraksi ke berbagai kesempatan. Pria itu selalu tampil dengan rambut berantakan, dan kadang dia menggunakan properti berupa kereta belanja atau pura-pura menelepon. ''Cukup tonton berita lalu gunakan akal sehat untuk tahu kemana (tim berita dan) kamera meluncur,'' kata Yarrow, anak pilot tempur Inggris.

Kenapa ingin tampil terus di televisi? Dia menjawab, ''Aksi tersebut untuk mendobrak siaran televisi yang selalu mengutamakan penampilan, termasuk memilih-milih orang yang akan diwawancara di jalan.'' Dia menambahkan, ''Terlalu banyak orang tampan dan cantik di televisi.

Yarrow merupakan seorang pekerja sosial yang pernah meraih penghargaan South London Press Good Samaritan of the Year. Penghargaan itu diberikan kepada Yarrow atas kepeduliannya kepada masyarakat setempat. Menurutnya, pengelola stasiun televisi lebih senang menampilkan orang yang berambut pirang dan tampaknya mencegah agar layar televisi tidak menampilkan sosok laki-laki gemuk dengan sweater kusut.

Yarrow berpendapat hal itu harus dibenahi. ''Ini masalah serius dan saya mencoba menyatakan, 'jadilah dirimu sendiri'. Saya cuma orang biasa.'' Dia juga mengatakan, ''Kita hidup di era yang lebih adil, masyarakat yang makin saling memahami, tapi kenapa orang tua dan orang gemuk makin terpinggirkan? Awak kamera berusaha mengusir saya tapi saya kan juga manusia.''

Setiap kali beraksi, Yarrow tidak pernah berbicara dan terkadang dia tampil sedang membaca koran atau menelepon lewat HP. Dia tidak pernah tersenyum. ''Saya tahu itu ganjil sekali, tapi itulah saya. Saya mungkin kegemukan tapi inilah aku. Ini bukan untuk lucu-lucuan. Saya orangnya cukup serius, tapi karena saya jarang-jarang terlihat, orang kadang tertawa,'' katanya.

Bagaimana dia melakukan nya?
Tips nya cuma anda harus rajin nonton berita dan menebak kira" di mana akan ada banyak kamera.


Yarrow melakukan aksi ini karena tersinggung. Yarrow seorang demonstran mengaku sudah 20 tahun berkampanye demi kebebasan berbicara. Nah, jika dia Demo, reporter teve seringkali berada di dekatnya untuk mencari narasumber, sebenarnya Yarrow selalu siap jika di mintai keterangan tapi selalu saja di lewatinya. Para reporter lebih suka menyorongkan kamera ke orank-orank yg berpenampilan menarik. Lama-lama kelakuan oara reporter teve itu itu membuat Yarrow jengkel. "Saya nggak cocok di masyarakat yg medianya memaksa kita untuk tampil menarik" cercanya.Sumber

============================================
Akhirnya ane dpt HT pertama.
Thanks atas atensi agan n aganita semua
Spoilerfor HT:

SOURCE: www.kaskus.co.id

Bagi Yang Hobi Tawuran, Siap-Siap Digembleng di Sekolah Kepolisian



Quote:Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan depan akan segera merealisasikan pengiriman siswa yang hobi tawuran ke Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Lido,Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan upaya itu ditunjukkan dengan adanya rapat yang digelar oleh Polda dan Kemendikbud.

"Rapat itu digelar untuk membicarakan persiapan dan materi yang akan diberikan pada para siswa. Siswa yang bermasalah akan diberikan materi tentang kedisiplinan," ujar Rikwanto, Senin (22/10/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Dijelaskan Rikwanto kedisiplinan tersebut diberikan agar para siswa setelah keluar dari sana lebih menyayangi tanah airnya.

Pendidikan itu juga nantinya diarahkan ke pelatihan fisik, mental , kedisiplinan, tanggungjawab, kepemimpinan dan merubah prilaku para siswa menjadi lebih baik.

Usai rapat, Rikwanto menambahkan Dir Binmas Polda dan Kemendikbud akan langsung mengadakan survei ke Lido (SPN) agar rencana tersebut segera terealisasi.


SUMBER


Quote:
Sering Tawur, Siswa akan Dikirim ke Sekolah Polisi

Polri berencana melakukan pembinaan terhadap siswa yang sering bermasalah, terutama yang sering terlibat tawuran untuk dikirim ke Sekolah Polisi Nasional.

"Kedepannya kami akan kerjasana dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mengirim siswa bermasalah ke Sekolah Polisi Nasional (SPN) Lido," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Minggu (21/10/2012).

Rikwanto juga menjelaskan nantinya siswa bermasalah tersebut akan dibina dan didik agar lebih mencintai tanah air dan sekolah mereka. Rikwanto juga mengaku beberapa tahun lalu, program mengirimkan siswa bermasalah tersebut pernah ada. Namun saat ini sudah tidak ada lagi.

"Kami ingin coba adakan kembali, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini. Nanti juga akan disusun program apa yang akan diberikan pada seluruh siswa tersebut," terang Rikwanto.

Lebih lanjut, saat ditanya bagaimana nanti memperoleh nama-nama siswa yang bermasalah tersebut, dikatakan Rikwanto nanti akan diminta langsung ke sekolah-sekolah. Atau jika tidak, kepolisian juga punya daftarnya dan akan disinkronkan.


SUMBER


setuju dgn terobosan ini.....biar para pelajar nakal jadi kapok.....

jangan cuma pelajarnya saja, mahasiswa yg suka tawuran juga dung....