Tampilkan postingan dengan label Raffi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raffi. Tampilkan semua postingan

Akhirnya Raffi Ahmad Dipulangkan dari Pusat Rehabilitasi

Quote:Quote:


JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah kira-kira tiga bulan menjalani rehabilitasi di Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya Raffi Ahmad dipulangkan pada Sabtu (27/4/2013).


Raffi Ahmad keluar dari gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2013) malam. Raffi dipulangkan dari Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi BNN di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, dan diizinkan untuk menjalani rehab jalan.


Menurut pihak BNN, Raffi dinyatakan telah sehat fisik dan mental. "Atas rekomendasi dari Lido, yang bersangkutan (Raffi) bisa menjalani rehab jalan, tinggal di rumah sambil nanti tetap melakukan konsultasi dan di bawah pengawasan tim dokter dari BNN," terang Benny J Mamoto, Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, dalam jumpa pers di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Dengan kata lain, pihak BNN menangguhkan penahanan Raffi, bukan melepaskan Raffi dari kasus penyalahgunaan narkotika. Menurut Benny, langkah itu diambil oleh pihak BNN karena masih ada perbedaan persepsi antara pihak BNN dengan pihak Kejaksaan Agung. "Intinya itu, tidak ada untuk lepaskan (Raffi). Masalah methylone, masih ada perbedaan persepsi dengan jaksa," terang Benny lagi.

Keputusan tersebut disambut lega oleh ibu Raffi, Amy Qanita. "Raffi selama ini di Lido ada banyak manfaat dan almahdulillah Raffi bisa beraktivitas lagi," ucapnya berhias senyum.

sumber



Quote:
Ibunda: Saya Yang Jamin Penangguhan Penahanan Raffi

Liputan6.com, Jakarta : Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi telah menangguhkan penahanan dan menetapkan sebagai tahanan kota terhadap Rafi Ahmad. Dengan demikian, artis yang terbukti menggunakan narkotika jenis Metilon ini bebas melakukan aktivitas seperti biasanya, termasuk syuting.

Ibunda Raff, Amy Qanita menjamin penangguhan penahanan anaknya yang dikabulkan Badan Narkotika Nasional. "Saya yang menjamin Raffi," kata Amy saat jumpa pers di Gedung BNN Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2013) malam.

Amy pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNN, karena setelah menjalani rehabilitasi di Lido, Raffi bisa normal, dan beraktivitas kembali.

"Saat ini Raffi belum menjalani aktivitas, karena masih perlu menenangkan diri," katanya.

Sementara itu, BNN membentuk tim medis yang terdiri atas tim dokter dari BNN, dan dokter dari keluarga Raffi.

"Tim medis dibentuk agar lebih transparan dan tidak ada intervensi," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto.

Terkait pembentukan tim medis, dokter keluarga Raffi, Muhidin mengatakan, pihaknya diperbantukan BNN untuk melakukan pemeriksaan terhadap Raffi.

BNN mengamankan 17 orang dari rumah artis Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu 27 Januari 2013. Pada saat pengerebekan tersebut, BNN menemukan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya MDNA sejenis ekstasi yang sudah dihancurkan dalam kapsul dan 2 linting ganja. (Ant/Riz)

sumber



Quote:Boleh Syuting, Raffi Wajib Lapor 2 Kali Seminggu

Liputan6.com, Jakarta : Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi telah menangguhkan penahanan dan menetapkan sebagai tahanan kota terhadap Rafi Ahmad. Dengan demikian, artis yang terbukti menggunakan narkotika jenis Metilon ini bebas melakukan aktivitas seperti biasanya, termasuk syuting.



"Iya boleh. Cuma tidak boleh keluar kota. Karena sudah ditetapkan sebagai tahanan kota," ujar kuasa hukum Rafi Ahmad, Partahi Sihombing di Gedung BNN, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

"Sementara penahan kota ini sampai prosesnya rampung, sampai P21," tambah Partahi.

Meski dibebaskan melakukan aktivitas seperti syuting dan sebagainya, mantan kekasih Yuni Sara ini tetap diwajibkan melapor ke BNN 2 kali dalam seminggu.

"Seminggu 2 kali diwajibkan konsultasi (ke BNN) dan mengenai harinya kapan, nanti ditentukan," tutup Partahi.

Sebelumnya BNN secara resmi menangguhkan penahanan Raffi Ahmad dan menetapkannya sebagai tahanan kota terhitung sejak Sabtu 27 April 2013.

Dengan menyandang status tersebut, Raffi tidak diperkenankan keluar dari Jakarta. "Hari ini, penyidik BNN menangguhkan penahanan Raffi Ahmad setelah masa rehab," kata Deputi Penindakan BNN Benny Mamoto saat jumpa pers di Gedung BNN, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

Raffi ditangkap BNN di kediamannya sendiri, pada Minggu 27 Januari 2013 sekitar pukul 05.30 WIB. Presenter itu sebelumnya dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) dari panti rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Sabtu 27 April sore. (Riz)

sumber





Nah akhirnya dilepaskan juga ....

Ayo cepat2 kejar target Raffi ... kan kata mamanya keuangan mulai menipis dan udah hampir jatuh miskin .....

Quote:Menurut pihak BNN, Raffi dinyatakan telah sehat fisik dan mental. "Atas rekomendasi dari Lido, yang bersangkutan (Raffi) bisa menjalani rehab jalan, tinggal di rumah sambil nanti tetap melakukan konsultasi dan di bawah pengawasan tim dokter dari BNN," terang Benny J Mamoto, Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, dalam jumpa pers di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Ceritanya Raffi ditangkap ama BNN cuma utk sekedar disembuhkan secara fisik dan mental aja kah ?? bukan seperti kasus2 penangkapan narkoba lainnya ??




SOURCE: www.kaskus.co.id

Isi Percakapan Yuni Shara Infokan Raffi Pakai Narkoba ke Polisi

detail Raffi - Yuni (Foto: Elang/Okezone)

JAKARTA - Selebaran yang berisi percakapan Yuni Shara dengan Kapolres Malang, Teddy Minahasa, beredar di sidang praperadilan Raffi Ahmad. Dalam percakapan tersebut, Yuni menginformasikan kepada Teddy rumah Raffi tempat berkumpulnya para pemakai narkoba.

Kuasa hukum Raffi, Hotma Sitompul, mengaku tidak tahu siapa orang yang menyebar isi selebaran itu. Dia pun menolak menanggapi isi selebaran tersebut.

Ini, isi percakapan Yuni Shara dan Kapolres Malang yang berada di selebaran yang beredar:

Teddy: Iya ada anak namanya Rajiv itu siapa Jeng? Sering SMS aku, tapi aku lupa yang mana anaknya.

Yuni: Arek Malang India, setiap hari ke rumahnya anak kecil ini (Raffi maksudnya). Nama Anda sering dibawa-bawa. Nah kita-kita kan kenal semua kalau di rumahnya itu markas segala macam.

Teddy: Oalah. Arek India yang gendut itu? Cuma kenal aku sekali doang waktu naik moge ikut grup aku. Digerebek saja nanti rumahnya, hehehe.

Yuni: Segala macam di sana, dia langsung dari BD-BD (bandar), jualan, segala macam pokoknya di-stock. Arek-arek yang kemarin di sana sepedaan.

Teddy: Alamatnya di mana Malang-nya? Entar saya intip, terus saya grebeg.

Yuni: Lho, rumahnya Raffi, Rek.

Teddy: Rumahnya Raffi di Malang?

Yuni: Jakarta, Mas. Itu markas-markas arek-arek itu, arek India itu tiap hari di sana. Dia sering di Jakarta. Segala macam Mas.

Teddy: Ohalah. Ok ok, SMS saja alamatnya. Entar saya sikat pakai pasukan BNN. Saya sadap dulu.

Yuni: Gunung balong 1, lebak bulus 3, No. 16i. Di samping Sekolah Yayasan Woduri (sebelah barat)

Teddy: Oyi. Terima kasih. Siap dilaksanakan.

Yuni: Makasih, Mas. Aku enggak pengin mama aku bolak balik masuk RS mikirin aku diginiin sama arek ini. Makasih banget Mas.

Teddy: Iya, tenang saja. (rik)

Alasan Raffi Ahmad Tak Mau Bertemu Yuni Shara

detail Yuni Shara & Raffi Ahmad (Foto: Elang)

JAKARTA - Yuni Shara sempat ditolak Raffi Ahmad saat mencoba menjenguk di kantor BNN, beberapa waktu lalu. Melalui kuasa hukumnya, Hotma Sitompul, Raffi mengungkapkan alasan tidak ingin menemui bekas kekasihnya itu.

Hotma mengungkapkan, Raffi sudah tak dapat menerima Yuni karena perbuatan kakak Krisdayanti itu terhadap dirinya.

"Bahasanya Raffi begini, 'Om, sampaikan ke Yuni Shara, saya tidak mau terima dia karena dia tahu apa yang sudah dia perbuat untuk saya'," kata Hotma ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa 5 Maret 2013.

Sikap Raffi terhadap Yuni itu masih menjadi tanda tanya besar. Hal itu memunculkan dugaan kuat Yuni yang melaporkan Raffi ke polisi. Namun menurut Hotma, Raffi enggan mengungkapkan sepenuhnya apa yang terjadi antara dirinya dan Yuni.

"Waktu saya tanya lebih dalam, kenapa ini, dia enggak mau ngomong," tandasnya.
(nsa)