Tampilkan postingan dengan label Prajurit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prajurit. Tampilkan semua postingan

Dalam sejarah dunia, inilah 10 Prajurit paling disegani

permisi agan2 mimin and momod ane mau share nih



Di sejarah perkembangan dunia, peradaban di muka bumi pernah menciptakan prajurit-prajurit hebat yang berhasil mengubah wajah dunia. Mereka selalu dikenang sebagai prajurit legendaris dan bahkan beberapa di antaranya diabadikan dalam pita film.

Siapa saja prajurit hebat ini? Dari belahan dunia mana? Apa kelebihan mereka? Simak halaman-halaman berikut ini.


Spoilerfor AZTEC:

Aztec merupakan salah satu etnis yang berkembang pesat di Amerika Tengah pada abad ke-14 silam. Pasukan Aztec sendiri dikenal sangat kejam dan disegani lawan-lawannya.

Prajurt Aztec juga dikenal sebagai pasukan elang atau jaguar. Tujuan utama mereka adalah berperang serta menculik korban untuk dikorbankan pada dewa mereka. Senjata utama mereka adalah busur panah. Populasi Aztec lambat laun mulai menipis seiring dengan serangan Spanyol yang memiliki senjata lebih modern.


Spoilerfor MONGOL:

Prajurit Mongol yang berbasis di Eropa dan Asia dibentuk sejak sekitar tahun 1200. Salah satu pimpinan mereka paling terkenal adalah Genghis Khan.

Pasukan ini dikenal sangat disiplin, kejam bahkan barbar. Tentara Mongol memiliki keahlian menggunakan panah, tombak serta pedang. Hebatnya, kekaisaran Mongol dianggal sebagai yang terbesar kedua setelah Imperium Britania.


Spoilerfor MAMLUK:

Tentara Mamluk merupakan kumpulan budak yang dimerdekakan oleh khalifah Muslim. Mereka dibentuk dan mendapatkan pelatihan ketat sehingga menjadi prajurit yang
tangguh. Tak tanggung-tanggung, pasukan Mamluk pernah mengalahkan Mongol pada tahun 1302.


Spoilerfor LEGIUN ROMAWI:


Legiun Romawi merupakan pasukan yang dibentuk dari rekrutan warga setempat. Berkat tempaan dan didikan, mereka menjelma menjadi prajurit yang sangat kuat dan disegani. Taktik perang Legiun Romawai juga dianggap paling sukses dalam sejarah perang.


Spoilerfor APACHE:


Pasukan atau suku Apache merupakan penduduk asli Amerika. Mereka hidup sebagai pengembara dan pemburu sebelum akhirnya kedatangan bangsa Spanyol dan Meksiko yang menjajah bumi mereka.

Senjata yang digunakan suku Apache tergolong sederhana, seperti kayu, kapak, pisau, tulang dan lain-lain. Meski begitu mereka mampu bertahan selama berabad-abad dari jajahan bangsa lain yang memiliki senjata lebih modern.


Spoilerfor VIKING:


Viking sering disebut sebagai 'Teror Eropa'. Sebutan itu disebabkan seringnya mereka melakukan serangan, penjarahan dan berbagai kekerasan lainnya. Selain itu, Viking juga dikenal sebagai pelaut dan pedagang yang hebat.

Kehebatan Viking di abad pertengahan mampu menduduki daerah hingga Rusia, Islandia dan lain-lain. Entah sudah berapa banyak film yang diciptakan dengan tema kehebatan mereka.


Spoilerfor SAMURAI:


Samurai merupakan pasukan khusus asal Jepang yang melegenda di dunia. Mereka dikenal dekat dengan kaum bangsawan. Bahkan sebagian Samurai merupakan seorang bangsawan.

Pasukan samurai dikenal sangat lincah dan lihai memainkan pedang. Karakter kuat mereka sangat sering dijadikan sebagai tema film dewasa ini.


Spoilerfor NINJA:


Siapa yang ta kenal dengan pasukan yang satu ini? Kemampuan mereka sangat memikat dan tersohor di muka bumi. Ninja mulai muncul dan berkembang pada abad pertengahan di Jepang.

Awalnya, Ninja adalah petani yang dilatih secara khusus untuk mengalahkan Samurai. Tugas lain seorang Ninja adalah sebagai mata-mata. Itu pula yang membuat mereka sangat gesit dan cekatan.


Spoilerfor SPARTAN:


Bagi penggemar film. khususnya yang telah melihat megahnya film 300, pasukan Spartan jelas tidak asing lagi. Mereka sangat terlatih, kuat, cerdas, kaya taktik serta pemberani. Bahkan mereka memiliki semboyan 'Kembali dengan perisai, atau berada di atasnya'. Artinya kurang lebih, pulang dengan kemenangan atau mati.

Pasukan Spartan juga dikenal cerdas melakukan kombinasi serangan dengan menggunakan perisai dan tombaknya. Lambat laun ketrampilan itu mulai ditiru oleh prajurit dari bangsa lainnya.


Spoilerfor TEMPLAR:


Mengenakan baju besi dan mengendarai kuda, Ksatria Templar sangat disegani di zamannya. Mereka dikenal sebagai prajurit mahal karena dilengkapi dengan peralatan perang yang sangat memadai.

Baju besi menutupi ujung kepala hingga kaki demi sebagai perlindungan tubuh. Seluruh modal itu mampu membuktikan mereka sangat hebat dan ditakuti.


Spoilerfor SUMBER:
http://cyberheadline.blogspot.com/2013/03/dalam-sejarah-dunia-inilah-10-prajurit.html

klo boleh berkenan gan semoga menambah wawasan agan2 sekalian

Spoilerfor alhamdulilah ini Thread pertama ane:

Terima Kasih Agan2 mimin and momod

7 Aksi 'Gila' Kopral Subagyo, Prajurit TNI Terkuat!

Kopral Subagyo Lelono ini tenaganya sungguh kuat. Bayangkan, dia pernah koprol sepanjang 5 kilometer. Dia juga pernah berlari tanpa henti selama 24 jam. Subagyo juga pernah push up dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala.

Tentu tidak sembarangan orang punya tenaga dan kekuatan seperti Kopral Subagyo. Semua itu datang lewat latihan rutin dan lelaku makan yang taat aturan, tidak sembarangan. Pria dengan dua anak dan cucu satu itu masih punya obsesi gila lainnya. Salah satunya, dia ingin keliling Monas selama 24 jam nonstop! Berikut aksi ekstrem Kopral Subagyo:


1. Push up 21 jam 40 menit



Pada Rabu, 22 Juni 2011, atraksi ekstrem Subagyo adalah push up dengan posisi kaki lebih tinggi dari pada kepala. Push up dilakukan saat mobil berjalan. Hebatnya, push up, tidak berhenti sampai mobil itu berputar dari Kawasan Kerten hingga ke markasnya di Jalan Arifin Solo. Ada sekitar dua jam Subagyo beratraksi ekstrem itu.

"Jika tidak salah hitungan saya sekitar 2.600 push up," kata Subagyo kepada merdeka.com di rumahnya.

Pada 2006, Subagyo juga pernah push up selama 21 jam 40 menit. Aksi itu membuatnya tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri), dengan kategori push up terlama.



2. Minum minyak rem dan mandi air cabai




Pada Hari TNI, 5 Oktober 2011, Subagyo melakukan aksinya di depan puluhan warga dan penarik becak di sekitar SD Marsudirini Solo. Dia minum minyak rem, mandi air cabai, dan mematikan api rokok dengan cara dikunyah.

Atraksi itu hanya berlangsung 15 menit,? Bagyo memulai atraksi dengan meminum minyak rem, lalu mandi dengan air bercampur ulekan cabai. Setelah itu Bagyo menghampiri puluhan penarik becak yang memegang rokok menyala dan mengambil rokok itu satu per satu lalu mematikan apinya dengan cara dikunyah.

Menurut Subagyo? atraksi itu diadakan untuk meramaikan HUT ke-66 TNI, sekaligus menyampaikan sejumlah pesan moral kepada masyarakat. "Atraksi mematikan rokok tadi saya maksudkan untuk memperingatkan masyarakat agar tidak sembarangan merokok di tempat umum apalagi di lingkungan sekolah karena bisa memberikan pendidikan yang tidak baik. Sedangkan mandi cabai untuk mengingatkan bahwa bumbu pedas itu sebenarnya bisa memberikan efek pengobatan," ujarnya.



3. Mandi air aki



Pada 26 Juni 2012, Kopral Subagyo jalan di atas paku dan mandi air aki. Dengan kaki telanjang Subagyo berjalan di atas ujung-ujung paku tajam. Sambil mandi cairan accu? mulai kepala sampai telapak kaki. Menurut Subagyo aksi ini sebagai wujud rasa bangga berada di barisan prajurit, sekaligus menyambut HUT Detasemen Polisi militer ke-66.

Aksi dilakukan di depan Markas Detasemen Polisi Militer IV/4, di Jalan Arifin, Solo.

Atraksi tersebut selain untuk menyambut HUT Denpom ke-66 juga perwujudan syukur rekonsiliasi raja Keraton Surakarta Hadiningrat. Hal itu tertera di spanduk bertuliskan ‘Dirgahayu Polisi Militer ke 66 & Wilujeng Rukun Raja-Patih Keraton Solo’.



4. Lari 24 jam nonstop



Dalam rangka HUT TNI, 5 Oktober 2012, Subagyo memenuhi janjinya dengan melakukan jalan kaki atau lari kecil mengelilingi Istana Mangkunegaran Solo, selama 24 jam nonstop.

Tepat hari Jumat (5/10)pukul 10.00 WIB, Subagyo mengakhiri aksinya di depan Istana Mangkunegaran. Langkah pertama dilakukan Subagyo sehari sebelumnya pada jam yang sama.

Saat mengakhiri aksinya, Subagyo terlihat sangat kelelahan, namun masih semangat. "Saya bangga bisa melakukan ini. Jenderal Sudirman saja, dengan paru-paru satu masih bisa memimpin perang. Apalagi saya cuman jalan kaki. Itu yang membuat saya semangat," ujarnya.

Menurutnya, uji ketahanan fisik tersebut dilakukan sebagai simbol Kota Solo yang damai, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat juga mencari nafkah terasa tenang.

Kegiatan jalan kaki atau lari mengelilingi Istana Mangkunegaran dilakukan sebanyak 72 putaran dengan jarak sekitar 1.650 meter. Dengan demikian, jarak total yang ditempuh Subagyo sejauh 118,8 kilometer.



5. Koprol sepanjang 5 Km



Pada 14 Des 2012, Kopral Subagyo melakukan koprol sepanjang 5 kilometer. Dia berjungkir balik badan sepanjang 5 kilometer.

Aksi ini diawali dari depan Markas Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama di Solo. Rutenya adalah menyusuri Jalan Slamet Riyadi yang berakhir di Bundaran Gladag Solo.

Subagyo, yang didampingi sejumlah rekannya, membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk menyelesaikan aksinya itu.

Menurut Subagyo, koprolnya merupakan bentuk pembelajaran bagi generasi muda, dan memberi gambaran nyata bahwa fisik dan mental prajurit harus terus diasah.



6. Push up satu jari





Pada peringatan Hari Juang Kartika di Ambarawa tahun 2010, Kopral Subagyo push dengan satu tangan di atas punggung. Saat itu dirinya di sela-sela acara perlombaan pasang tenda, memanfaatkan waktu jeda istirahat.

"Atas inisiatif saya, saya langsung push up dengan satu tangan di atas panggung di depan Kasad dan Pangdam Diponegoro. Setelah puas dengan satu tangan, saya push up dengan satu jari," ujarnya.

Atas aksi spontan tersebut Subagyo mendapat medali sebagai? "Prajurit kuat tentara hebat". Penghargaan tersebut menurutnya, belum pernah diterima orang lain.



7. Aksi Gendong


Subagyo pernah melakukan aksi menggendong seorang perempuan renta, dia berjalan dari Pasar Gede Solo menuju markas Denpom IV di Jalan Arifin Solo. Dia mengatakan aksi tersebut sebagai perlambang kedekatan TNI dengan rakyat.

Pada Jumat (8/3) lalu, Subagyo dan beberapa anggota TNI lainnya, melakukan aksi menggendong polisi di halaman Mapolres Surakarta.

Pantauan merdeka.com, aksi gendong dilakukan secara bergantian antara TNI dan Polri. Dengan seragam kebesaran masing-masing mereka menunjukkan aksi tersebut kepada masyarakat, terutama yang melintas di Jalan Adi Sucipto, atau depan Mapolres Surakarta.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa antara TNI dan Polri bisa saling hidup rukun dan bekerjasama," ujar Subagyo kepada wartawan.

http://www.merdeka.com/peristiwa/7-a...i-terkuat.html


jadi inget kisah rambo ... ini versi rambo indonesia ...