Tampilkan postingan dengan label Jalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalanan. Tampilkan semua postingan

Aksi Melintasi Jalanan Los Angeles dengan Sepeda Tinggi

Aksi Melintasi Jalanan Los Angeles dengan Sepeda Tinggi
Sumber : Lost at E Minor & My Modern Met

INFORMASI


Tidak seperti sepeda pada umumnya, sepeda yang dibuat oleh Richie Trimble ini memiliki tinggi 14,5 meter. Tidak mengherankan jika sepeda ini menarik perhatian banyak orang ketika berada di jalanan. Belum lama ini, Trimble telah membuat video dokumentasi dengan bersepeda menggunakan sepeda tingginya. Melintasi jalanan kota Los Angeles, aksinya bersepedanya telah menarik banyak perhatian publik. High Rider, demikianlah nama populer bagi para pengendara sepeda tinggi ini.

Dengan kamera GoPro yang terikat di dadanya, ia merekam aksi bersepedanya dan mengunggahnya di situs Youtube. Melalui video Trimble kita diajak merasakan bagaimana tinggi dan menegangkan bersepeda dengan sepeda tinggi yang ia buat sendiri. Ia berhasil menempuh jarak sepanjang 20 mil dari La Cienaga menuju ke pantai Venice.

FOTO-FOT


Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

Show pict

VIDEO


SOURCE: forum.indowebster.com

Potret Wajah 3D dari Kumpulan DNA yang Ditemukan di Jalanan

Bantu Rate Dulu Gan
Quote:Quote:Potret Wajah 3D dari Kumpulan DNA yang Ditemukan di Jalanan

Quote:Quote:

Quote:Quote:Dengan mengenakan sepasang sarung tangan karet, Heather Dewey Hagborg mulai mengumpulkan rambut dari toilet umum di Penn Station dan kemudian menempatkannya ke dalam plastik. Tidak hanya berhenti pada rambut, pencarian dilanjutkan pada objek-objek lain seperti layaknya tim forensik. Hal yang dilakukannya ini memang sedikit aneh dan tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan seniman, namun apa yang dilakukan oleh Dewey Hagborg akan menghasilkan karya seni luar biasa. Perjalanan biasanya dimulai dari rumahnya di Brooklyn, berjalan menuju halte bus kota dan stasiun kereta bawah tanah dan terkadang berjalan ke museum, ia mengumpulkan kuku, puntung rokok dan gumpalan permen karet yang dibuang.
Quote:Quote:Kebiasaan aneh yang dilakukan Dewey Hagborg ini bukanlah tanpa alasan, ia memiliki tujuan yang lebih besar. Wanita berusia 30 tahun ini sebenarnya adalah mahasiswa Doktoral di bidang Electronic Arts di Rensselaer Polythecnic Institute, New York. Ia mengumpulkan DNA manusia dari potogan rambut, kuku, permen karet kemudian menganalisisnya melalui program komputer. Hasilnya yang didapatkannya adalah model wajah manusia.
Quote:Quote:Quote:
Quote:Lokasi dimana salah satu sampel ditemukan. Pada foto ini ia mengambil sampel dari permen karet yang ditemukan di jalanan. Melalui gumpalan permen karet yang ditemukan di jalanan, dapat diambil sampel DNA dan mengolahnya yang akan menjadi informasi untuk membuat model wajah dan mencetaknya seperti foto dibawah ini.
Quote:Quote:

Quote:Quote:Dari model-model wajah yang dihasilkannya, kemudian ia mencetaknya dan membuat patung dengan printer 3D. Belum lama ini ia menunjukkan seri karyanya yang ia namakan “Stranger Vision”, menggantungnya pada dinding, seperti pertunjukan pameran topeng pada sebuah galeri seni. Beberapa model wajah ia pajang dengan sebuah kotak kayu bergaya Vicotria dengan ditambahkan informasi data serta foto dimana ia menemukan sampel DNA.
Quote:Quote:Dilansir dari Smithsonian, dalam sebuah wawancara Dewey Hagborg bercerita tentang bagaimana proses kreatif dibalik karyanya. Dari semua sampel yang ia kumpulkan, langkah pertama yang dilakukan adalah membawanya ke salah satu dari dua laboratorium Genspace yang berada di Broklyn dan di kampus Rensselaer Polytechnic Institute. Pada awal proyek dimulai, ia mengambil sebuah kelas singkat mengenai studi tentang ekstraksi DNA dan teknik yang disebut dengan polymerease chain reaction (PCR). Ia menggunakan peralatan standar untuk mengekstraksi DNA yang dibelinya melalui toko online untuk menganalisa DNA pada sampel yang telah berhasil dikumpulkan.
Quote:Quote:Quote:
Quote:
Salah satu lokasi dimana rokok yang ditemukan di jalanan akan dijadikan untuk sampel DNA
Quote:

Quote:Quote:Jika sampel tersebut misalnya adalah gumpalan permen karet, ia mulai membuat potongan kecil dan memotongnya lagi menjadi potongan yang lebih kecil. Potongan tersebut ia tempatkan ke dalam tabung berisi bahan kimia dan menempatkannya pada centrifuge (*centrifuge adalah sebuah alat untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih berat terkumpul ke dasar centrifuge). Teknik ini diulang beberapa kali hingga bahan kimia berhasil mengekstrak DNA murni. Setelah itu, ia mulai melakukan proses selanjutnya, yaitu polymerase chain reaction pada DNA dan mengirimkan DNA mitokondria ke laboratorium untuk diurutkan.
Quote:Quote:
Quote:Quote:Dari urutan ini, Dewey Hagborg mulai mengumpulkan informasi tentang keturunan seseorang, jenis kelamin, warna mata, kecenderungan kelebihan berat badan dan informasi berkaitan dengan sifat-sifat morfologi wajah. Dari infomasi yang didapatkan ia mampu membuat model 3D dari wajah seseorang. Silsilah memberikan sebagian gambaran umum tentang kecenderungan wajah seseorang akan bagaimana terlihat. Ciri-ciri lainnya menunjuk ke arah modifikasi pada jenis potret genetik, jelasnya. File ini kemudian dikirimkannya ke kampusnya untuk dicetak dengan menggunakan printer 3D sehingga dapat diubah menjadi patung.
Quote:Quote:Quote:
Quote:
Quote:

Quote:Quote:Dari apa yang telah dilakukan oleh Dewey Hagborg melalui proyek “Stranger Vision” dapat kita lihat bagaimana kemajuan teknologi dan ilmu genetika. Rekonstruksi wajah dapat dilakukan dari benda-benda yang kita tinggalkan dimana-mana. Hal ini pun menjawab teknologi yang dulunya hanya terdapat pada cerita fiksi ilmiah, kini sudah ditemukan dan diterapkan. Hal yang menjadi pertanyaan kemudian adalah apa yang akan kita lakukan dengan teknologi ini

Sumber

SOURCE: www.kaskus.co.id

[Field Report] "Berbagi Roti Bersama Kepada Adik-adik Jalanan Kita & Panti Asuhan”.

Assalammualaikum Wr.Wb

Sebelumnya terimakasih kepada semuanya yang terlibat dalam kegiatan sosial kali ini yaitu “Berbagi Roti Bersama Kepada Adik-adik Jalanan Kita & Panti Asuhan”. Dan terimakasih kepada semua element (KasKuser Regional Bengkulu, Radio Swara UNIB, Mahasiswa Universitas Bengkulu, Toko Usaha Roti menjual rotinya bahkan ada juga yang memberi potongan harga yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pada kesempatan kali ini saya ingin melaporkan Field Report (FR) kegiatan kemarin “Berbagi Roti Bersama Kepada Adik-adik Jalanan Kita & Panti Asuhan”. Untuk KasKuser Regional Bengkulu, Radio Swara UNIB Bengkulu, Universitas Bengkulu dan lainnya.

Kegiatan ini sengaja direncanakan secara mendadak dengan limit hari pemberitahuan dan waktu pelaksanaannya hanya berjarak 3 hari mengingat ada hari libur pada 1 minggu ini (9 Mei 2013). Pemberitahuan dilakukan via Phone, SMS, BBM, Broadcast, Posting pemberitahuan di Forum KasKus dan beberapa grup Sosial Network (Radio Swara UNIB, KasKuser Regional Bengkulu, Universitas Bengkulu) untuk mengumpulkan beberapa orang saja, kenapa harus beberapa orang saja, agar nantinya dilapangan mudah terkontrol dengan team kecil (2 team, 1 team = 7 Org) jadi tidak ada kesan rebutan (*tar pada lari semua anak2 klo dikejar2 massa ) jadi sweaping dari jalur kiri dan kanan

Kegiatan “Berbagi Roti Bersama Kepada Adik-adik Jalanan Kita & Panti Asuhan”. Dilakukan dengan cara mengumpulkan personil relawan yang seperlunya, dan berfokus hanya untuk pembagian Roti kepada anak-anak jalanan yang sering bermain dipinggiran emperan Prabto Kota Bengkulu, selebihnya roti-roti tersebut juga diberikan kepada saudara-saudara kita yang disekitar sana yang membutuhkan uluran tangan kita untuk bertahan hidup, serta Panti asuhan.

Pengumpulan roti-roti tersebut dilakukan tanpa perlu adanya namanya kumpul-kumpul uang, atau sponsor manapun, Tanpa perlu sebuah kepanitiaan Resmi hanya sbuah team work. Langsung dibeli oleh relawan dan juga teman2 lainnya yang ingin ikut menyumbangkan roti-roti mereka tapi belum sempat ikut terjun langsung ke lapangan. Dan murni kegiatan sosial yang juga melibatkan beberapa elemen dan terbuka untuk umum bagi yang ingin ikut serta dalam kegiatan bersama.

Kenapa tidak perlu dengan adanya kumpul-kumpul uang, karena dengan membeli potongan-potongan roti tersebut langsung dari uang sendiri yang dikeluarkan dari dompet/kantung sendiri jauh lebih berasa ikhlas ingin berbagi kepada mereka, jadi walau capek-capek jauh sendiri membelinya artinya memang murni dalam hati sendiri tanpa adanya paksaan.

Awal cerita

Spoilerfor Awal Cerita:
Bermula dari niatan pribadi yang beberapa waktu yg lalu juga melakukan beberapa kali (2 kali) melakukan kegiatan serupa seorang diri. Pada awalnya kegiatan ini kegiatan yang tidak direncanakan sebelumnya hanya selintas terpikirkan ketika saya seorang diri beberapa waktu yang lalu mampir ke salah satu Toko Roti yang berada di kawasan ramai pertokoan Prabto Bengkulu untuk membeli 2 potong roti seharga Rp.8.000,-.

Spoilerfor Roti :


Setelah keluar dari toko dengan membawa beberapa potong roti, saya dicegat oleh 2 orang anak kecil yg penampilannya *maaf sebelumnya dekil dan ada yg hanya memakai celana pendek saja menghampiri untuk meminta uang kepada saya, dan kebetulan pada waktu itu juga ngak membawa lagi uang lebih, dan kebetulan pada waktu itu sedang menenteng roti yang barusan dibeli tadi hanya menggunakan kantong plastik transparan. Dan secara spontan saat itu karena ada rasa ngak enakan & kasihan saya berikanlah potongan roti tersebut. Pada waktu itu saya kurang memperhatikan disekelilingnya ternyata ada jga beberapa teman mereka yang bermain disekitaran sana dan bahkan ada yang diseberang jalan, datang menghampiri temannya untuk berbagi/rebutan roti tersebut. Agak berdesir hati melihat hal tersebut bercampur iba.

Dari awal cerita tersebutlah saya berinisiatif ingin berbagi roti kepada mereka lagi jika ada rezki yang berlebih. Beberapa kali (2 kali) saya lakukan seorang diri, yang pada awalnya berpikir bisa seorang diri dilakukan, ternyata kewalahan juga saat dilapangan,, hehee…

Saat itu terpikirkan untuk mengajak teman-teman KasKuser Regional Bengkulu yang kebetulan saya juga kaskuser untuk melakukan hal serupa. Saya coba posting niatan saya untuk berbagi roti bersama adik-adik jalanan di Forum KasKus dan beberapa Forum Sosial Network lainnya sekalian izin untuk melibatkan mereka juga. Dan saya coba hubungi beberapa teman & relasi untuk ikut membantu acara kecil kecilan ini. Dan secara tidak diduga banyak yang merespon hal baik tersebut, bahkan ada yg mo menyumbangkan dalam bentuk Uang, Nasi Bungkus, Pakaian Layak Pakai dan ada juga yang minta nati disurvei jikala ada anak-anak kecil yang ingin khinatan (*sunat). Karena jarak waktu antara postingan sebelumnya dan pemberitahuan dengan teman-teman lainnya (Senin, 6 Mei 2013) sangat singkat waktunya dengan hari pelaksanaan (Kamis, 9 Mei 2013) hanya 3 hari, saya belum berani menyanggupi semuanya karena niatan awalnya hanyalah potongan roti. Walau dimulai dari kantong sendiri, diharapkan nantinya bisa memancing teman semuanya untuk bisa ikutan berbagi dengan uang mereka sendiri juga, banyak yang bantu menyumbang banyak juga roti yang terkumpul untuk adik-adik kita. Segitu jaa awal ceritanya yang pendek


Hari pelaksanaan
Kamis, 9 Mei 2013 adalah hari pelaksanaan kegiatan “Berbagi Roti Bersama Kepada Adik-adik Jalanan Kita & Panti Asuhan”. Hari itu dari subuh pagi hari Kota Bengkulu telah diguyur hujan dari hari kemarin sebelumnya. Sempat terfikir pesimis (*galau juga) pada waktu itu jikala hujan tidak berenti, bisa juga melunturkan SEMMangat teman-teman lainnya yang ingin ikutan berbagi roti. Dan juga terpikir juga jikala hari tetap hujan, saat hujan mereda/gerimis jika teman-teman lainnya meng Cancel kehadiran mereka, tetap ingin menyebarkan roti-roti tersebut seorang diri, kalau tidak dilakukan bisa melunturkan semmangat jga dan roti yang dipesan sebelumnya mubazir telah dibeli banyak klo batal diberikan. Untungnya pas sebelum tengah hari hujan berhenti.

Spoilerfor Mesjid jamik:


Pukul 13.00 WIB setelah zuhur adalah waktu kami berkumpul bersama menghimpun anggota relawan yang hadir (13-14 orang) serta menghitung jumlah roti (181 roti) di masjid Kota Bengkulu

Spoilerfor Personil Pembagi Roti Kita:


Personil yang turun ke lapangan
Kaskuser Regional Bengkulu

1. Hary.suhendar
2. Jack
3. Rad3
4. Kingabie
5. Wonderkid01
6. 13and17 (Titipan beberapa potongan Roti dgn total harga 50 rb)
7. Actiar (Regional Leader – yang ikut memberikan support)
8. Teman-teman kasksuer dari luar kota yg belum sempat hadir krn jarak

Crew Swara UNIB Bengkulu
1. Della Ayu Mutiara
2. Septa Agustina
3. Anggara Fajri
4. Ollyvia Dwi Tamara
5. Nurwinda Sulistya
6. Dll

Simpatisan
1. Rere
2. Temannya Rere (Lupa namanya krn saking bening orangnya,, hehehe)
3. Ryandi
4. Rio Rikardo (Head Marketing DMB)


Pukul 13.50 WIB setelah personil dan roti terkumpul dilakukan pembahasan teknis pembagian di lapangan, penekanan target penerima roti, pembagian kelompok, serta PLAN B.

Spoilerfor Persiapan:






Pukul 14.00 WIB waktunya photo bersama sebelum berkeringat, hehehe skaligus memulai kegiatan dengan membagi kelompok menjadi 2 team kecil yg dibagi 2 sisi jalan & emperan toko (kiri & kanan) dimulai dari masjid jamik hingga ke area Simpang lima sebagai post istirahat pertama (*Lumayan jauh juga cikkk berapa kilo berkeringat,, )

Spoilerfor Bergerak:






Setelah itu dilanjutkan dengan memutar haluan sweaping ke area Pasar Tradisional Modern (PTM) & MEGA Mall Bengkulu hingga kembali ke lokasi awal (Masjid Jamik Bengkulu) sebagai Post Pemberhentian istirahat Kedua (*bolak balik bisa dibayangkan perjuangan teman2 dengan SEMMangatnya dibawah terik matahari siang yang berbaik hati berbagi roti bersama)

Spoilerfor istirahat:



SOURCE: www.kaskus.co.id

Potret Wajah 3D dari Kumpulan DNA di Jalanan

Potret Wajah 3D dari Kumpulan DNA yang Ditemukan di Jalanan
Sumber : Smithsonianmag & Collosal



PENDAHULUAN


Heather Dewey Hagborg adalah mahasiswa Doktoral di bidang Electronic Arts di Rensselaer Polythecnic Institute, New York, Dia sering mengumpulkan rambut dari toilet umum di Penn Station dan kemudian menempatkannya ke dalam plastik. Tidak hanya berhenti pada rambut, pencarian dilanjutkan pada objek-objek lain seperti layaknya tim forensik. Hal yang dilakukannya ini memang sedikit aneh dan tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan seniman, namun apa yang dilakukan oleh Dewey Hagborg akan menghasilkan karya seni luar biasa. Perjalanan biasanya dimulai dari rumahnya di Brooklyn, berjalan menuju halte bus kota dan stasiun kereta bawah tanah dan terkadang berjalan ke museum, ia mengumpulkan kuku, puntung rokok dan gumpalan permen karet yang dibuang.

Kebiasaan aneh yang dilakukan Dewey Hagborg ini bukanlah tanpa alasan, ia memiliki tujuan yang lebih besar. Ia mengumpulkan DNA manusia dari potogan rambut, kuku, permen karet kemudian menganalisisnya melalui program komputer. Hasilnya yang didapatkannya adalah model wajah manusia.

Dari model-model wajah yang dihasilkannya, kemudian ia mencetaknya dan membuat patung dengan printer 3D. Belum lama ini ia menunjukkan seri karyanya yang ia namakan “Stranger Vision”, menggantungnya pada dinding, seperti pertunjukan pameran topeng pada sebuah galeri seni. Beberapa model wajah ia pajang dengan sebuah kotak kayu bergaya Vicotria dengan ditambahkan informasi data serta foto dimana ia menemukan sampel DNA.

METODE ANALISIS


Dilansir dari Smithsonian, dalam sebuah wawancara Dewey Hagborg bercerita tentang bagaimana proses kreatif dibalik karyanya. Dari semua sampel yang ia kumpulkan, langkah pertama yang dilakukan adalah membawanya ke salah satu dari dua laboratorium Genspace yang berada di Broklyn dan di kampus Rensselaer Polytechnic Institute. Pada awal proyek dimulai, ia mengambil sebuah kelas singkat mengenai studi tentang ekstraksi DNA dan teknik yang disebut dengan polymerease chain reaction (PCR). Ia menggunakan peralatan standar untuk mengekstraksi DNA yang dibelinya melalui toko online untuk menganalisa DNA pada sampel yang telah berhasil dikumpulkan.

Jika sampel tersebut misalnya adalah gumpalan permen karet, ia mulai membuat potongan kecil dan memotongnya lagi menjadi potongan yang lebih kecil. Potongan tersebut ia tempatkan ke dalam tabung berisi bahan kimia dan menempatkannya pada centrifuge (*centrifuge adalah sebuah alat untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih berat terkumpul ke dasar centrifuge). Teknik ini diulang beberapa kali hingga bahan kimia berhasil mengekstrak DNA murni. Setelah itu, ia mulai melakukan proses selanjutnya, yaitu polymerase chain reaction pada DNA dan mengirimkan DNA mitokondria ke laboratorium untuk diurutkan.

Dari urutan ini, Dewey Hagborg mulai mengumpulkan informasi tentang keturunan seseorang, jenis kelamin, warna mata, kecenderungan kelebihan berat badan dan informasi berkaitan dengan sifat-sifat morfologi wajah. Dari infomasi yang didapatkan ia mampu membuat model 3D dari wajah seseorang. Silsilah memberikan sebagian gambaran umum tentang kecenderungan wajah seseorang akan bagaimana terlihat. Ciri-ciri lainnya menunjuk ke arah modifikasi pada jenis potret genetik, jelasnya. File ini kemudian dikirimkannya ke kampusnya untuk dicetak dengan menggunakan printer 3D sehingga dapat diubah menjadi patung.

HASIL REKONSTRUKSI


Lokasi dimana salah satu sampel ditemukan, berupa permen karet, Melalui gumpalan permen karet yang ditemukan di jalanan, dapat diambil sampel DNA dan mengolahnya yang akan menjadi informasi untuk membuat model wajah dan mencetaknya

Show pict

Show pict

Salah satu lokasi dimana rokok yang ditemukan di jalanan akan dijadikan untuk sampel DNA.

Show pict

Show pict

Sampel dari puntung rokok 2

Show pict

Show pict

Sampel dari rambut

Show pict

Show pict

SIMPULAN


Dari apa yang telah dilakukan oleh Dewey Hagborg melalui proyek “Stranger Vision” dapat kita lihat bagaimana kemajuan teknologi dan ilmu genetika. Rekonstruksi wajah dapat dilakukan dari benda-benda yang kita tinggalkan dimana-mana. Hal ini pun menjawab teknologi yang dulunya hanya terdapat pada cerita fiksi ilmiah, kini sudah ditemukan dan diterapkan. Hal yang menjadi pertanyaan kemudian adalah apa yang akan kita lakukan dengan teknologi ini ?

SOURCE: forum.indowebster.com