Tampilkan postingan dengan label Dengar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dengar. Tampilkan semua postingan

Justin Bieber Hentikan Sejenak Konser di Turki Karena Dengar Suara Azan


WowKeren.com - Justin Bieber menggelar konser di ITU Stadium, Istanbul, Turki, 2 Mei lalu. Yang menarik, Justin membuktikan kalau dia juga menghormati penganut agama lain.

Penyanyi berusia 19 tahun itu menghentikan sejenak konsernya di Istanbul ketika berkumandang suara adzan (azan). Bukan hanya sekali, pelantun "Believe" itu menunda sejenak konsernya dua kali.

Para penonton Istanbul cukup terkejut mengingat ini kali pertama Justin melakukan hal itu. Mereka jadi lebih menghargai penyanyi asal Kanada tersebut karena menghormati panggilan bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah sholat 5 waktu.

"Justin Bieber menghentikan konsernya dua kali di Turki demi menghormati suara azan. Wow, itu yang kusebut sebagai penghormatan, kawan," puji @itsmexbc. "Justin Bieber menghentikan konser karena dia mendengar suara azan. Dia ingin memberikan kesempatan orang-orang (muslim) untuk berdoa. #majorrespect #wow," kata fans Turki, @RRafiqx.

Akhir pekan ini, Justin melanjutkan tur konsernya ke Dubai. Nantinya ia akan tampil di The Sevens Stadium, 4 hingga 5 Mei. Konser album "Believe" itu kemudian diteruskan ke Afrika, Amerika Utara dan dijadwalkan berakhir Agustus di Amerika Serikat.



Read more: http://www.wowkeren.com/berita/tampi...#ixzz2SDhTFAU2



terkejut..?? sama, ane juga gan...

ada angin apa nih si JB jadi begini..??

memang indah kalo saling menghormati Agama lain..


JB can do that, so we can too..!!

SOURCE: forum.indowebster.com

Jokowi Ngamuk Dengar Wakepsek Paksa Siswi Oral Seks

detail Joko Widodo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ulah Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) berinisial T yang memaksa siswinya MA (17) untuk melakukan oral seks membuat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) marah dan memerintahkan kepada pihak terkait untuk segera mencopotnya dari jabatan sebagai Wakepsek, serta jabatannya dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Sudah saya perintahkan lepas jabatan wakil kepala sekolah, guru, karena itu sebuah contoh yang tidak baik dan terakhir kalau benar, harus kita copot, langsung kita copot," ujar Jokowi dengan nada tegas di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).

Sementara untuk perlindungan kepada korban, Jokowi menilai hal itu merupakan langkah kedua. Menurutnya, yang paling penting untuk saat ini adalah bagaimana tidak terulang kembali kejadian tersebut dengan mengkonsultasikannya kepada psikolog.

"Itu step kedua lah, ini dulu diselesaikan saya harus konsultasi dulu ke banyak pihak ke psikolog," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang guru yang juga Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) SMA di bilangan Jakarta Timur berinisial T mengancam tidak akan memberi nilai dan ijazah kepada MA (17). Untuk itu dirinya memaksa siswinya itu untuk memuaskan nafsu binatangnya dengan melakukan oral seks.

Tak hanya sekali, guru yang seharusnya menjadi panutan itu memaksa MA memuaskan nafsunya hingga empat kali dalam rentang waktu bulan Juni dan Juli.
(sus)