Tampilkan postingan dengan label Bantu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantu. Tampilkan semua postingan

Vitamin E Bantu Tingkatkan Kesehatan Jantung



Bagi Anda yang gemar berolahraga atau kerap melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi setiap hari, maka Anda dituntut memiliki kondisi fisik prima untuk menunjang setiap aktivitas yang Anda lakukan.

Semakin tinggi aktivitas yang Anda lakukan, semakin tinggi pula kebutuhan nutrisi tubuh untuk menunjang aktivitas tersebut. Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh adalah syarat utama untuk membantu memaksimalkan fungsi sel-sel dan organ tubuh saat beraktivitas.

Untuk itu, Anda harus senantiasa mengonsumsi beraneka ragam makanan sehat agar kebutuhan nutrisi Anda terpenuhi. Jika Anda tidak bisa mendapatkannya dari makanan, maka kebutuhan nutrisi tubuh bisa Anda penuhi dengan mengonsumsi suplemen makanan.

Jika selama ini orang beranggapan bahwa hanya vitamin C saja yang berguna dalam meningkatkan fungsi tubuh, ternyata ada kebutuhan vitamin lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu vitamin E.

Tingkatkan Performa Fisik dengan Vitamin E
Ketika Anda melakukan aktivitas fisik maupun olahraga dalam waktu yang panjang, artinya Anda harus bertahan dalam aktivitas kardiovaskuler yang cukup panjang, sehingga sendi dan otot juga bisa mendapatkan ketegangan dan stres yang luar biasa.

Vitamin E mendukung fungsi sendi yang sehat dan dapat membantu mengurangi peradangan otot. Kesehatan jantung juga sangat penting untuk Anda yang senantiasa aktif, dan vitamin E membantu berfungsi meningkatkan kesehatan jantung.

Para peneliti juga telah melakukan studi apakah aktivitas antioksidan vitamin E (alfa-tokoferol) dapat mempengaruhi aktivitas dari dua enzim penting dalam mencegah oksidasi radikal bebas serta komponen anti aterosklerosis pada sekitar 10 orang pemain basket.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas enzimatis menurun secara nyata setelah latihan ketika para pemain basket ini tidak diberi suplementasi vitamin E. Namun, bila vitamin E diberikan kepada para pemain tersebut, aktivitas enzim-enzim itu tidak menurun.

Dari penelitian ini disimpulkan bahwa Vitamin E dapat memberikan perlindungan atas aktivitas enzim penting yang disebut dengan PON1/Aryl ini dari produksi radikal bebas.

Bagi atlet yang mendalami olahraga berintensitas tinggi, dianjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 400 IU vitamin E setiap hari. Jadi, pilihlah suplemen vitamin E terbaik dan dapatkan performa terbaik Anda.



SOURCE: forum.indowebster.com

Ajaib, Bakteri Ini Bisa Bantu Isi Daya Ponsel

Quote:Quote:Quote:
WELCOME TO MY THREAD

Quote:
Spoilerfor no repost:


Quote:Beberapa Ilmuwan telah menemukan bakteri yang bisa mengisi daya ponsel.Tim peneliti ini duga membran sel bakteri dapat menghasilkan arus listrik
Quote:
Ilmuwan University of East Anglia, Inggris Raya berhasil menemukan potensi energi alternatif dari sebuah bakteri.
Mikrorganisme ini dapat dimanfaatkan sebagai baterai untuk mengisi daya perangkat elektronik, dengan memanfaatkan protein yang berada di permukaan bakteri.
Dalam studinya, para peneliti menunjukkan membran sel bakteri dapat menghasilkan arus listrik ketika bersentuhan dengan logam atau mineral.
Dengan demikian, studi tersebut semakin dekat untuk membawa sel bahan bakar alternatif dengan cara mengikatkan bakteri secara langsung ke elektroda.
Bakteri yang digunakan dalam studi ini bukanlah bakteri sembarangan, melainkan jenis bakteri laut yang dikenal sebagai Shewanella oneidensis. Peneliti hanya memanfaatkan protein bakteri untuk membawa elektroda dari dalam mikroba menuju ke bebatuan.


Quote:[
Peneliti kemudian memasukkan protein bakteri ke dalam lapisan gelembung, yang berupa kapsul lemak kecil. Selanjutnya, protein diuji untuk mengetahui seberapa bagus elektron berjalan antara donor elektron dari dalam bakteri dan sebuah besi mineral di luar bakteri.
"Kami mengetahui bakteri dapat mentransfer arus listrik ke logam dan mineral serta interaksi ini tergantung pada protein khusus pada permukaan bakteri," kata Dr Tom Clarke, ahli biologi University of East Anglia, dilansir Daily Mail, 28 Maret 2013.
"Tapi, tidak jelas apakah protein ini melakukannya secara langsung atau tidak langsung melalui mediator yang tak dikenal di lingkungan itu," tambahnya.


Quote:Manfaatkan Limbah
Clarke menjelaskan, protein dapat langsung menyentuh permukaan mineral dan menghasilkan arus listrik. Dengan demikian, ada kemungkinan bagi bakteri untuk berbaring di permukaan logam atau mineral. "Lalu menghantarkan listrik melalui membran sel mereka," jelas Clarke.
Ia mengakui, ini adalah kali pertama melihat kemampuan komponen membran sel bakteri mampu berinteraksi dengan zat yang berbeda.
"Bakteri ini menunjukkan potensi besar sebagai sel bahan bakar mikroba, yang mana listrik dapat dihasilkan dari produk limbah domestik atau pertanian yang rusak," ungkapnya.
Potensi lain yang dapat dilakukan menurutnya bisa menggunakan bakteri sebagai pabrik kecil pada permukaan elektroda, yang mana bahan kimia bereaksi menggunakan daya listrik pasokan elektroda protein bakteri.
Peneliti memperkirakan ada spesies lain yang dapat menghasilkan listrik. Terobosan energi ini bisa mengarah pada penciptaan listrik yang bersih dari bakteri atau "bio-baterai," dan dapat digunakan kala kondisi darurat.
"Kami juga dapat melihat, bakteri digunakan untuk gadget sehari-hari, seperti charger ponsel atau mobil," ucap Clarke.
Dia berharap, bio-baterai ini sudah bisa dikomersialisasikan sepuluh tahun mendatang.
Penelitian Clarket telah diterbitkan dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences
.

Quote:SumberSumber
Quote:Sekian Thread Ane semoga bisa bermanfaat , bila berkenan berikan
Atau

Tujuh Langkah Bantu Dia Hilangkan Kebiasaan Buruk

Memang tak ada orang yang sempurna, termasuk si dia yang Anda cintai. Setiap orang pasti memiliki kebiasaan buruk — baik ringan maupun berat.

Lupa menutup toilet, meletakkan baju kotor sembarangan, selalu sibuk dengan ponsel, sampai kebiasaan buruk yang berat seperti ketergantungan alkohol atau lainnya bisa saja dimiliki pasangan Anda. Sebagai partner yang baik, Anda bisa membantu pasangan beranjak dari kebiasaan buruknya.

Timbulkan motivasi
Seseorang takkan berubah jika dirinya sendiri tidak ingin. Untuk hal-hal kecil seperti lupa menutup toilet tentu ini hal mudah. Tapi untuk kebiasaan buruk yang lebih berat tentu perlu perjuangan. Cari alasan logis yang bisa ia terima mengapa kebiasaan buruknya harus dihentikan. Jangan membuat permintaan yang tidak jelas alasannya.

Pasangan yang baik pasti ingin membuat hubungannya lebih baik. Jadi coba cari alasan yang tepat dan logis sehingga bisa menimbulkan motivasi dalam dirinya untuk berubah. Keputusan akhir tentu ada pada si dia. Tapi Anda bisa mengatakan kalau usahanya akan sangat berarti bagi Anda dan Anda akan mendukung serta membantu prosesnya. Untuk tahap awal ini tak perlu mengeluarkan ancaman atau memicu konflik yang membuatnya malah berbalik arah.

Sampaikan dengan tepat
Kata-kata dan waktu yang tepat sangat memengaruhi penerimaan dia terhadap masukan. Memilih untuk melancarkan “serangan” saat ia sedang lelah pulang kantor atau ketika ia sedang tidak enak hati bukanlah pilihan yang baik. Begitu juga dengan Anda. Pastikan suasana hati Anda dalam keadaan baik sehingga mengurangi kemungkinan melontarkan kata-kata yang bisa menyinggung perasaan. Atur intonasi bicara agar tidak terkesan seperti menyalahkan.

Mulailah dengan pujian atau membicarakan hal-hal baik tentang dirinya. Pilih waktu yang santai saat Anda berdua sedang berada dalam mood yang baik. Tak perlu banyak mengungkit masa lalu atau menggunakan kata-kata yang menghakimi seperti “kamu SELALU begitu”. Jangan menggunakan kalimat yang membuat pasangan Anda merasa diserang atau disalahkan.

Berikan solusi
Setelah pasangan mengerti masalah dan mau berubah, Anda sebaiknya memberikan solusi. Awalnya, biarkan ia yang memikirkan solusinya sebab akan lebih baik jika solusi tersebut datang dari dirinya sendiri. Dengan begitu ia merasa lebih percaya diri. Tetapi jika ia tidak mengetahuinya lebih baik Anda sudah siap dengan berbagai alternatif solusi.

Cari tahu apa penyebab dari kebiasaan buruk tersebut sehingga Anda bisa memberikan solusi yang tepat. Misalnya jika kebiasaan buruknya selalu sibuk dengan ponsel adalah karena ia merasa bosan, maka ciptakanlah aktivitas yang menarik atau obrolan yang menyenangkan saat ia berada di rumah. Dengan begitu ia bisa mengalihkan perhatian dari ponselnya dan memiliki waktu yang berkualitas dengan Anda.

Satu demi satu
Jika Anda punya sederet daftar kebiasaan buruk yang ingin diubah, mulailah satu demi satu, jangan sekaligus. Membebani ia dengan berbagai pembicaraan tentang kebiasaan buruknya bisa malah membuat ia merasa rendah diri. Perasaan tersebut kemudian bisa ditunjukkan dengan kemarahan atau menjauh dari Anda. Jangan membuat kesannya ia hanya penuh dengan berbagai kesalahan dan Anda sebagai pihak yang lebih sempurna.

Setelah dimulai satu demi satu, keluarkan stok sabar Anda. Proses ini tentu tidak akan selesai hanya dalam satu malam. Terus ingatkan dia jika masih mengulanginya. Biasakan untuk tetap fokus pada mengingatkan kebiasaan buruknya dan jangan melebar ke hal lain yang bisa memicu konflik. Setelah satu kebiasaan buruk mulai membaik, Anda bisa mulai membicarakan kebiasaan buruk lainnya secara perlahan.

Jalan tengah
Jika kebiasaan buruknya terus-menerus berulang mungkin saja solusi yang dipilih belum tepat. Coba cari jalan tengah yang bisa membantu ia mengurangi kebiasaan buruknya. Jika ia hobi meletakkan pakaian kotor di sembarang tempat, coba tambah satu keranjang pakaian kotor di tempat ia bisa melepas pakaian. Intinya, Anda sebagai partner juga bisa secara aktif membantu ia mempermudah menghilangkan kebiasaan buruknya. Jangan hanya menjadi wasit yang selalu siap memberi peringatan tapi juga bisa secara aktif membantu pasangan.

Situasi kondusif
Saat pasangan sedang berusaha berubah, ciptakan suasana yang mendukung. Jangan ciptakan hukuman-hukuman yang hanya bikin frustrasi. Jangan pula mudah meledak dan menyalahkan ia bila mengulangi kesalahan. Ingat, setiap perubahan, apalagi perubahan besar perlu proses yang cukup panjang. Karena Anda yang berinisiatif memintanya melakukan perubahan, maka Anda juga harus bersiap memiliki stok sabar yang banyak.

Hindari memicu konflik dengan tindakan-tindakan yang tidak perlu seperti mengungkit-ungkit kesalahan. Saat Anda mengingatkan ia ketika melakukan kembali kebiasaan buruknya, jangan melebarkan pembicaraan ke kesalahan atau kekurangannya yang lain. Tindakan seperti ini hanya akan membuat si dia yang sudah setengah jalan kembali ke tempat awal. Fokus pada masalah, jangan malah menjelek-jelekkannya. Jika ia semakin membaik jangan lupa selalu berikan pujian. Hal ini akan menambah kepercayaan dirinya dan menimbulkan suasana yang menyenangkan.

Cari bantuan
Jika berbagai cara sudah ditempuh dan ia belum juga berubah maka Anda harus memikirkan alternatif lain. Apalagi jika kebiasaan buruknya tersebut membahayakan kesehatan atau membahayakan dirinya maupun orang lain. Bantuan profesional bisa dipertimbangkan sebagai alternatif solusi untuk membantunya keluar dari kebiasaan buruk. Jangan pernah merasa malu atau ragu, demi kebaikan dia dan hubungan Anda tentu tak ada salahnya meminta bantuan pihak ketiga yang bisa dipercaya.

sumber : http://id.she.yahoo.com/tujuh-langka...032217688.html