Tampilkan postingan dengan label Ahmad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahmad. Tampilkan semua postingan

[HT][Partai Sapi] Ini Daftar 45 Perempuan yang Menerima Aliran Uang Ahmad Fathanah

Ini Daftar 45 Perempuan yang Menerima Aliran Uang Ahmad Fathanah


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka dugaan suap pengurusan impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah diketahui banyak mengalirkan dana kepada sejumlah kerabat perempuannya.
Namun, dana-dana itu dicurigai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berasal dari tindak pidana yang dilakukan Fathanah.

Sejumlah kerabat perempuan Fathanah, bahkan pernah dipanggil untuk dimintai keterangannya oleh penyidik KPK. Diantaranya yakni Maharani Suciyono, Vitalia Shesya, Ayu Azhari, Dewi Kirana, Tri Kurnia Rahayu dan Sefti Sanustika. Sejumlah uang dan benda berharga bahkan kendaraan bermotor sudah disita dari oleh KPK dari perempuan-perempuan tersebut.

Namun, ada banyak perempuan lagi yang belum dipanggil KPK, meski berkas penyidikan Fathanah sudah hampir rampung.

Informasi yang dihimpun, Fathanah diduga telah mengalirkan uangnya ke 45 wanita.

Ada pun 45 wanita yang diduga menerima aliran dana Fathanah sebagai berikut:

1. Dewi Kirana: Rp156 juta lewat BCA sebanyak 30 kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober2005. Rp 6,75 juta lewat BCA, empat kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005. Rp265 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

2. Yulia Puspitasari: Rp 110 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

3. Evi Anggraini: Rp 525 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013, PT Swakarya Adi Indah. Dan Rp600 juta lewat Bank Mandiri, 12 kali.

4. Ade Raechani: Rp 6 juta lewat BCA, tiga kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

5. Amelia Oktrivina: Rp 30 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

6. Andi Marniaty: Rp 47,5 juta lewat BCA, tujuh kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

7. Fatimah Samsi: Rp16,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

8. G Irena Wiradiputri: Rp11,7 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

9. Elly: Rp64,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

10. Mimin Mintarsih: Rp 7,25 juta lewat BCA, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. Rp14,875 juta lewat BCA, satu kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005.

11. Nurmala Sari Dewi: Rp 1,1 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

12. Hanny Surawati: Rp 3,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

13. Kiki Rizki Amalia: Rp 7,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

14. Eveline J: Rp 4,25 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

15. Rina Remilya: Rp 120 juta lewat BCA, sembilan kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

16. Novia Ardhanariswa: Rp 128,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

17. Rika Setiati: Rp5 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

18. Siti Asmala, Staf PT Winara Sabena, Konsultan Penilai: Rp 496 juta lewat BCA, 47 kali, 16 Maret 2004 -14 oktober 2005. Dan Rp 28,5 juta lewat BCA, dua kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005.

19. Soleha: Rp 13,7 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

20. Virdavid Chandra: Rp 725 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004 -14 Oktober 2005.

21. Yuandi Tjandra: Rp 9,4 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

22. Sukesi: Rp 52 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

23. Yulaikha S Bany: Rp 3,15 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

24. Yulia Rivani Yusuf: Rp10 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

25. Wiwik Ermanto: Rp 500 juta lewat (data error), satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

26. Shela Aprilliana: Rp 3 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.

27. Amel Fadly, wiraswasta, CV Dana, diduga adik Fathanah, Rp 1,271 miliar lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

28. Vivi Rosita Polandi: Rp 100 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013. Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

29. Amalia Malik: Rp 372 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

30. Putri Devani Kusumasari: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

31. Fitri: Rp 90 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

32. Dian Cendayani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

33. Etti Sukaeti: Rp 45 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

34. Linda Silviana, profesional/dokter di RSUD Sabang, Istri Ahmad Zaky kader PKS, satu kali, Rp 1,025 miliar.

35. Dewi Akmalia: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

36. Maryano: Rp 24,9 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

37. Ruliana Rebecca: Rp 46 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

38. Sefti Sanustika: Rp 269 juta lewat Bank Mandiri, sembilan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

39. Srikandi Rohani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

40. Tri Kurnia Rahayu: Rp 35 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

41. Surtini Gulyanti, Rp 17 juta lewat Bank Mandiri, enam kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

42. Yulia Puspitasari R Sose: Rp 170 juta lewat Bank Mandiri, empat kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

43. Elsya Putri Adiyanti, 20 tahun, wiraswasta: Mandiri overbooking Rp 2 miliar lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

44. Erna Komalaningrum: Rp 25 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

45. Erna: Rp 53 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.

http://www.tribunnews.com/2013/05/23...ahmad-fathanah

==

Ya akhi/ukthi dicintai Don Hilmy.

Ana surprised akhi, kawan junjungan kita berinisial AF ini rupanya benar-benar "ahli sodaqoh", beliau gemar sekali bersodaqoh kepada janda-janda cantik dan anak yatim yang toge dan bohay

==

Update foto dari Kaskuser. Ana hanya nampilin doang akhi... Buat Kaskuser yang punya foto-foto perempuan-perempuan lainnya, silakan nyumbang. PM ana ya.., biar ana pajang di pekiwan di trid calon HY ini

Quote:Original Posted By chef.dayat ?
RULIANA REBECCA

image hosting no account


Quote:Original Posted By chef.dayat ?
Elsya Putri Adiyanti, masih SMU, from Makassar


screen shot in windows


SOURCE: www.kaskus.co.id

Akhirnya Raffi Ahmad Dipulangkan dari Pusat Rehabilitasi

Quote:Quote:


JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah kira-kira tiga bulan menjalani rehabilitasi di Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya Raffi Ahmad dipulangkan pada Sabtu (27/4/2013).


Raffi Ahmad keluar dari gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2013) malam. Raffi dipulangkan dari Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi BNN di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, dan diizinkan untuk menjalani rehab jalan.


Menurut pihak BNN, Raffi dinyatakan telah sehat fisik dan mental. "Atas rekomendasi dari Lido, yang bersangkutan (Raffi) bisa menjalani rehab jalan, tinggal di rumah sambil nanti tetap melakukan konsultasi dan di bawah pengawasan tim dokter dari BNN," terang Benny J Mamoto, Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, dalam jumpa pers di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Dengan kata lain, pihak BNN menangguhkan penahanan Raffi, bukan melepaskan Raffi dari kasus penyalahgunaan narkotika. Menurut Benny, langkah itu diambil oleh pihak BNN karena masih ada perbedaan persepsi antara pihak BNN dengan pihak Kejaksaan Agung. "Intinya itu, tidak ada untuk lepaskan (Raffi). Masalah methylone, masih ada perbedaan persepsi dengan jaksa," terang Benny lagi.

Keputusan tersebut disambut lega oleh ibu Raffi, Amy Qanita. "Raffi selama ini di Lido ada banyak manfaat dan almahdulillah Raffi bisa beraktivitas lagi," ucapnya berhias senyum.

sumber



Quote:
Ibunda: Saya Yang Jamin Penangguhan Penahanan Raffi

Liputan6.com, Jakarta : Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi telah menangguhkan penahanan dan menetapkan sebagai tahanan kota terhadap Rafi Ahmad. Dengan demikian, artis yang terbukti menggunakan narkotika jenis Metilon ini bebas melakukan aktivitas seperti biasanya, termasuk syuting.

Ibunda Raff, Amy Qanita menjamin penangguhan penahanan anaknya yang dikabulkan Badan Narkotika Nasional. "Saya yang menjamin Raffi," kata Amy saat jumpa pers di Gedung BNN Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2013) malam.

Amy pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNN, karena setelah menjalani rehabilitasi di Lido, Raffi bisa normal, dan beraktivitas kembali.

"Saat ini Raffi belum menjalani aktivitas, karena masih perlu menenangkan diri," katanya.

Sementara itu, BNN membentuk tim medis yang terdiri atas tim dokter dari BNN, dan dokter dari keluarga Raffi.

"Tim medis dibentuk agar lebih transparan dan tidak ada intervensi," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto.

Terkait pembentukan tim medis, dokter keluarga Raffi, Muhidin mengatakan, pihaknya diperbantukan BNN untuk melakukan pemeriksaan terhadap Raffi.

BNN mengamankan 17 orang dari rumah artis Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu 27 Januari 2013. Pada saat pengerebekan tersebut, BNN menemukan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya MDNA sejenis ekstasi yang sudah dihancurkan dalam kapsul dan 2 linting ganja. (Ant/Riz)

sumber



Quote:Boleh Syuting, Raffi Wajib Lapor 2 Kali Seminggu

Liputan6.com, Jakarta : Badan Narkotika Nasional (BNN) secara resmi telah menangguhkan penahanan dan menetapkan sebagai tahanan kota terhadap Rafi Ahmad. Dengan demikian, artis yang terbukti menggunakan narkotika jenis Metilon ini bebas melakukan aktivitas seperti biasanya, termasuk syuting.



"Iya boleh. Cuma tidak boleh keluar kota. Karena sudah ditetapkan sebagai tahanan kota," ujar kuasa hukum Rafi Ahmad, Partahi Sihombing di Gedung BNN, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

"Sementara penahan kota ini sampai prosesnya rampung, sampai P21," tambah Partahi.

Meski dibebaskan melakukan aktivitas seperti syuting dan sebagainya, mantan kekasih Yuni Sara ini tetap diwajibkan melapor ke BNN 2 kali dalam seminggu.

"Seminggu 2 kali diwajibkan konsultasi (ke BNN) dan mengenai harinya kapan, nanti ditentukan," tutup Partahi.

Sebelumnya BNN secara resmi menangguhkan penahanan Raffi Ahmad dan menetapkannya sebagai tahanan kota terhitung sejak Sabtu 27 April 2013.

Dengan menyandang status tersebut, Raffi tidak diperkenankan keluar dari Jakarta. "Hari ini, penyidik BNN menangguhkan penahanan Raffi Ahmad setelah masa rehab," kata Deputi Penindakan BNN Benny Mamoto saat jumpa pers di Gedung BNN, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

Raffi ditangkap BNN di kediamannya sendiri, pada Minggu 27 Januari 2013 sekitar pukul 05.30 WIB. Presenter itu sebelumnya dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) dari panti rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Sabtu 27 April sore. (Riz)

sumber





Nah akhirnya dilepaskan juga ....

Ayo cepat2 kejar target Raffi ... kan kata mamanya keuangan mulai menipis dan udah hampir jatuh miskin .....

Quote:Menurut pihak BNN, Raffi dinyatakan telah sehat fisik dan mental. "Atas rekomendasi dari Lido, yang bersangkutan (Raffi) bisa menjalani rehab jalan, tinggal di rumah sambil nanti tetap melakukan konsultasi dan di bawah pengawasan tim dokter dari BNN," terang Benny J Mamoto, Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, dalam jumpa pers di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Ceritanya Raffi ditangkap ama BNN cuma utk sekedar disembuhkan secara fisik dan mental aja kah ?? bukan seperti kasus2 penangkapan narkoba lainnya ??




SOURCE: www.kaskus.co.id

Alasan Raffi Ahmad Tak Mau Bertemu Yuni Shara

detail Yuni Shara & Raffi Ahmad (Foto: Elang)

JAKARTA - Yuni Shara sempat ditolak Raffi Ahmad saat mencoba menjenguk di kantor BNN, beberapa waktu lalu. Melalui kuasa hukumnya, Hotma Sitompul, Raffi mengungkapkan alasan tidak ingin menemui bekas kekasihnya itu.

Hotma mengungkapkan, Raffi sudah tak dapat menerima Yuni karena perbuatan kakak Krisdayanti itu terhadap dirinya.

"Bahasanya Raffi begini, 'Om, sampaikan ke Yuni Shara, saya tidak mau terima dia karena dia tahu apa yang sudah dia perbuat untuk saya'," kata Hotma ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa 5 Maret 2013.

Sikap Raffi terhadap Yuni itu masih menjadi tanda tanya besar. Hal itu memunculkan dugaan kuat Yuni yang melaporkan Raffi ke polisi. Namun menurut Hotma, Raffi enggan mengungkapkan sepenuhnya apa yang terjadi antara dirinya dan Yuni.

"Waktu saya tanya lebih dalam, kenapa ini, dia enggak mau ngomong," tandasnya.
(nsa)